Rabu, 26 Maret 2014

cara penyajian data



Penyajian data dalam Bentuk Tabel, Diagram Batang, Garis, Lingkaran, Tabel Distribusi Frekuensi, Relatif dan Kumulatif, Histogram, Poligon Frekuensi, dan Ogive, Contoh Soal, Jawaban, Matematika - Ada dua cara penyajian data yang sering dilakukan, yaitu
a) daftar atau tabel,
b) grafik atau diagram.

1. Penyajian Data dalam Bentuk Tabel
Misalkan, hasil ulangan Bahasa Indonesia 37 siswa kelas XI SMA 3 disajikan dalam tabel di bawah. Penyajian data pada Tabel 1.1 dinamakan penyajian data sederhana. Dari tabel 1.1, Anda dapat menentukan banyak siswa yang mendapat nilai 9, yaitu sebanyak 7 orang. Berapa orang siswa yang mendapat nilai 5? Nilai berapakah yang paling banyak diperoleh siswa?

Jika data hasil ulangan bahasa Indonesia itu disajikan dengan cara mengelompokkan data nilai siswa, diperoleh tabel frekuensi berkelompok seperti pada Tabel 2.. Tabel 2. dinamakan Tabel Distribusi Frekuensi.
Tabel 1. Penyajian data sederhana

Nilai
Frekuensi
2
7
4
3
5
5
6
4
7
10
9
7
10
1



Tabel 2. Tabel Distribusi Frekuensi

Interval Kelas
Turus
Frekuensi
1–2
EB
7
3–4
C
3
5–6
EC
8
7–8
EE
10
9–10
EC
8

Jumlah
37

2. Penyajian Data dalam Bentuk Diagram

Kerapkali data yang disajikan dalam bentuk tabel sulit untuk dipahami. Lain halnya jika data tersebut disajikan dalam bentuk diagram maka Anda akan dapat lebih cepat memahami data itu. Diagram adalah gambar yang menyajikan data secara visual yang biasanya berasal dari tabel yang telah dibuat. Meskipun demikian, diagram masih memiliki kelemahan, yaitu pada umumnya diagram tidak dapat memberikan gambaran yang lebih detail.

a. Diagram Batang

Diagram batang biasanya digunakan untuk menggambarkan data diskrit (data cacahan). Diagram batang adalah bentuk penyajian data statistik dalam bentuk batang yang dicatat dalam interval tertentu pada bidang cartesius.
Ada dua jenis diagram batang, yaitu
  1. diagram batang vertikal, dan
  2. diagram batang horizontal.


Contoh Soal 1 :

Selama 1 tahun, toko "Anggo" mencatat keuntungan setiap bulan sebagai berikut.

Tabel 3. Keuntungan Toko "Anggo" per Bulan (dalam jutaan rupiah)

Bulan ke
2,5
1,8
2,6
4,2
3,5
3,3
4,0
5,0
2,0
4,2
6,2
6,2
Keuntungan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12


a. Buatlah diagram batang vertikal dari data tersebut.
b. Berapakah keuntungan terbesar yang diperoleh Toko "Anggo" selama 1 tahun?
c. Kapan Toko "Anggo" memperoleh keuntungan yang sama selama dua bulan berturut-turut?

Penyelesaian :

a. Diagram batang vertikal dari data tersebut, tampak pada gambar berikut.
Description: diagram batang vertikal
Gambar 1. Diagram batang vertikal Keuntungan Toko "Anggo" per Bulan (dalam jura rupiah)

b. Dari diagram tersebut tampak bahwa keuntungan terbesar yang diperoleh Toko "Anggo" selama 1 tahun adalah sebesar Rp 6.200.000,00.
c. Toko "Anggo" memperoleh keuntungan yang sama selama dua bulan beturut-turut pada bulan ke-11 dan ke-12.

b. Diagram Garis

Pernahkah Anda melihat grafik nilai tukar dolar terhadap rupiah atau pergerakan saham di TV? Grafik yang seperti itu disebut diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menggambarkan data tentang m keadaan yang berkesinambungan (sekumpulan data kontinu). Misalnya, jumlah penduduk setiap tahun, perkembangan berat badan bayi setiap bulan, dan suhu badan pasien setiap jam.

Seperti halnya diagram batang, diagram garis pun memerlukan sistem sumbu datar (horizontal) dan sumbu tegak (vertikal) yang saling berpotongan tegak lurus. Sumbu mendatar biasanya menyatakan jenis data, misalnya waktu dan berat. Adapun sumbu tegaknya menyatakan frekuensi data. Langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat diagram garis adalah sebagai berikut.
  1. Buatlah suatu koordinat (berbentuk bilangan) dengan sumbu mendatar menunjukkan waktu dan sumbu tegak menunjukkan data pengamatan.
  2. Gambarlah titik koordinat yang menunjukkan data pengamatan pada waktu t.
  3. Secara berurutan sesuai dengan waktu, hubungkan titiktitik koordinat tersebut dengan garis lurus.
Contoh Soal 2 :

Berikut ini adalah tabel berat badan seorang bayi yang dipantau sejak lahir sampai berusia 9 bulan.

Usia (bulan)
3,5
4
5,2
6,4
6,8
7,5
7,5
8
8,8
8,6
Berat Badan
(kg)
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9

a. Buatlah diagram garisnya.
b. Pada usia berapa bulan berat badannya menurun?
c. Pada usia berapa bulan berat badannya tetap?

Pembahasan :
a. Langkah ke-1

Buatlah sumbu mendatar yang menunjukkan usia anak (dalam bulan) dan sumbu tegak yang menunjukkan berat badan anak (dalam kg).

Langkah ke-2

Gambarlah titik koordinat yang menunjukkan data pengamatan pada waktu t bulan.

Langkah ke-3
Secara berurutan sesuai dengan waktu, hubungkan titik-titik koordinat tersebut dengan garis lurus.
Dari ketiga langkah tersebut, diperoleh diagram garis dari data tersebut tampak pada Gambar 2.

Description: diagram garis
Gambar 2. Diagram garis berat badan bayi sejak usia 0 bulan–9 bulan
b. Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa berat badan bayi menurun pada usai 8 sampai 9 bulan.
c. Berat badan bayi tetap pada usia 5 sampai 6 bulan. Darimana Anda memperoleh hasil ini? Jelaskan.

Observasi: Interpolasi dan Ekstrapolasi Data

Anda dapat melakukan observasi terhadap kecenderungan data yang disajikan pada suatu diagram garis. Dari observasi ini, Anda dapat membuat perkiraan-perkiraan dengan cara interpolasi dan ekstrapolasi. Hal ini ditempuh dengan mengganti garis patah pada diagram garis menjadi garis lurus. Interpolasi data adalah menaksir data atau memperkirakan data di antara dua keadaan (misalnya waktu) yang berurutan. Misalkan, dari gambar grafik Contoh soal 2. dapat diperkirakan berat badan bayi pada usia 5,5 bulan. Coba Anda amati grafik tersebut, kemudian tentukan berat badan bayi pada usia 5,5 bulan.

Ekstrapolasi data adalah menaksir atau memperkirakan data untuk keadaan (waktu) mendatang. Cara yang dapat dilakukan untuk ekstrapolasi adalah dengan memperpanjang ruas garis terujung ke arah kanan. Misalkan, dari gambar grafik soal 2. dapat diperkirakan berat badan bayi pada usia 10 bulan. Jika garis lurus sudah ditentukan, Anda dapat menentukan interpolasi data. Untuk ekstrapolasi data, Anda harus berhati-hati. Menurut diagram garis, berapa kira-kira berat badan bayi pada usia 10 bulan? Berikan alasan Anda.

c. Diagram Lingkaran

Untuk mengetahui perbandingan suatu data terhadap keseluruhan, suatu data lebih tepat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran. Diagram lingkaran adalah bentuk penyajian data statistika dalam bentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa juring lingkaran.

Langkah-langkah untuk membuat diagram lingkaran adalah sebagai berikut.
  1. Buatlah sebuah lingkaran pada kertas.
  2. Bagilah lingkaran tersebut menjadi beberapa juring lingkaran untuk menggambarkan kategori yang datanya
  3. telah diubah ke dalam derajat.
Agar lebih jelasnya, pelajarilah contoh berikut.

Contoh Soal 3 :

Tabel berikut menunjukkan banyaknya siswa di suatu kabupaten menurut tingkat sekolah pada tahun 2007.

Tingkat Pendidikan
Banyaknya Siswa
SD
SMP
SMA
175
600
 225

a. Buatlah diagram lingkaran untuk data tersebut.
b. Berapa persen siswa yang menyelesaikan sekolah sampai pada tingkat SMP?
c. Berapa persen siswa yang menyelesaikan sekolah sampai pada tingkat SMA?

Pembahasan :

a. Jumlah seluruh siswa adalah 1.000 orang. Seluruh siswa diklasifikasikan menjadi 5 katagori: SD = 175 orang, SMP = 600 orang, dan SMA = 225 orang.

• Siswa SD = (175/1.000) x 100% = 17,5%
Besar sudut sektor lingkaran = 17,5% × 360° = 63°

• Siswa SMP = (600/1.000) x 100% = 60%
Besar sudut sektor lingkaran = 60% × 360° = 216°

• Siswa SMA= (225/1.000) 100% = 22,5%
Besar sudut sektor lingkaran = 22,5% × 360° = 81°

Diagram lingkaran ditunjukkan pada Gambar 3.
Description: diagram lingkaran
Gambar 3. Diagram lingkaran banyaknya siswa di suatu kabupaten menurut tingkat sekolah pada tahun 2007
b. Persentase siswa yang menyelesaikan sekolah sampai pada tingkat SMP adalah 60%.
c. Persentase siswa yang menyelesaikan sekolah sampai pada tingkat SMAadalah 22,5%.

3. Tabel Distribusi Frekuensi, Frekuensi Relatif dan Kumulatif, Histogram, Poligon Frekuensi, dan Ogive

a. Tabel Distribusi Frekuensi

Data yang berukuran besar (n > 30) lebih tepat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi, yaitu cara penyajian data yang datanya disusun dalam kelas-kelas tertentu.

Langkah-langkah penyusunan tabel distribusi frekuensi adalah sebagai berikut.

• Langkah ke-2 menentukan banyak interval (K) dengan rumus "Sturgess" yaitu: K= 1 + 3,3 log n dengan n adalah banyak data. Banyak kelas harus merupakan bilangan bulat positif hasil pembulatan.
• Langkah ke-3 menentukan panjang interval kelas (I) dengan menggunakan rumus:

I = J/K

• Langkah ke-4 menentukan batas-batas kelas. Data terkecil harus merupakan batas bawah interval kelas pertama atau data terbesar adalah batas atas interval kelas terakhir.
• Langkah ke-5 memasukkan data ke dalam kelas-kelas yang sesuai dan menentukan nilai frekuensi setiap kelas dengan sistem turus.
• Menuliskan turus-turus dalambilangan yang bersesuaian dengan banyak turus.


Kamis, 20 Maret 2014

Peran Statistika dalam Penelitian

PERAN STATISTIKA
DALAM METODE
PENELITIAN

Pengertian Statistika
¢ metode yang berhubungan dengan
penyajian dan penafsiran kejadian
yang bersifat peluang dalam suatu
penyelidikan terencana atau
penelitian ilmiah
¢ Dalam statistika tercakup dua
pekerjaan penting, yaitu : Penyajian
dan penafsiran....DATA...informasi

DATA : ukuran suatu nilai
l Data bentuk jamak (plural)
l Datum bentuk tunggal (singular)
¢ Informasi : data yang telah diproses
¢ Dalam banyak pengambilan
keputusan dalam bidang bisnis,
manajemen dan ekonomi, statistik
(data) atau statistika (metode)
berperan sangat penting seperti
Jenis-jenis data :
¢ Berdasarkan sumber-nya data
dibedakan menjadi :
l Data primer : data yg didapatkan atau
dikumpulkan sendiri, misal dgn
melakukan wawancara, observasi
atau penelitian lapangan/laboratorium
l Data sekunder : data yg didapat dari
pihak lain, misal dari data providers
seperti : BPS, LIPI, SRI dl
Populasi vs Sampel
¢ Populasi : keseluruhan pengamatan
¢ Sampel = Contoh = sample : himpunan
bagian populasi
¢ Ukuran Populasi = N = banyak anggota
populasi
¢ Ukuran Sampel = n = banyak anggota
sampel
¢ Parameter : nilai yang menyatakan ciri
populasi
¢ Statistik (Statistic) : nilai yang
menyatakan ciri sSampling
¢ Bias suatu sampel: perbedaan ciri
sampel dengan ciri populasi tempat
sampel diambil.
¢ Sampel yang baik adalah sampel
dengan bias minimal.
¢ Cara mendapatkan sampel dengan
bias minimal adalah dengan
mengambil Sampel/Contoh acakampel

Rabu, 19 Maret 2014

Peran Statistika dalam Penelitian

STATISTIK :
kumpulan data atau fakta-fakta yang disajikan dalam bentuk daftar, Tabel, Grafik, Diagram agar mudah diinterpretasi dan digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu.
STATISTIKA :
suatu pengetahuan mengenai cara/metode/ teknik pengumpulan data, menganalisis data, menyajikan data guna membuat keputusan-keputusan
 Statistika dibedakan menjadi dua:
 
1.Statistika Deskriptif à bertujuan/digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data (fakta-fakta) tanpa menarik kesimpulan terhadap populasi
2.Statistika Induktif (Inferensial) à bertujuan/ digunakan untuk menggeneralisasikan hasil temuan yang diperoleh pada sampel terhadap populasi. Statistik Inferensial dibedakan:
a.Statistika Parametrik
b.Statistika Non Parametrik
}Statistika Parametrik à mensyaratkan persyaratan-persyaratan tertentu: distribusi data normal, hubungan linier, homogenitas varians.
}Statistika Non Parametrik à tidak mensyarat-kan persyaratan-persyaratan tertentu à maka dikatakan statistika Bebas DistribusiPengertian Statistika
¢ metode yang berhubungan dengan
penyajian dan penafsiran kejadian
yang bersifat peluang dalam suatu
penyelidikan terencana atau
penelitian ilmiah
¢ Dalam statistika tercakup dua
pekerjaan penting, yaitu : Penyajian
dan penafsiran....DATA...informasi
 ¢ DATA : ukuran suatu nilai
l Data bentuk jamak (plural)
l Datum bentuk tunggal (singular)
¢ Informasi : data yang telah diproses
¢ Dalam banyak pengambilan
keputusan dalam bidang bisnis,
manajemen dan ekonomi, statistik
(data) atau statistika (metode)
berperan sangat penting seperti :…
Jenis-jenis data :
¢ Berdasarkan sumber-nya data
dibedakan menjadi :
l Data primer : data yg didapatkan atau
dikumpulkan sendiri, misal dgn
melakukan wawancara, observasi
atau penelitian lapangan/laboratorium
l Data sekunder : data yg didapat dari
pihak lain, misal dari data providers
seperti : BPS, LIPI, SRI dll
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark
 Populasi vs Sampel
¢ Populasi : keseluruhan pengamatan
¢ Sampel = Contoh = sample : himpunan
bagian populasi
¢ Ukuran Populasi = N = banyak anggota
populasi
¢ Ukuran Sampel = n = banyak anggota
sampel
¢ Parameter : nilai yang menyatakan ciri
populasi
¢ Statistik (Statistic) : nilai yang
menyatakan ciri sampel
 Sampling
¢ Bias suatu sampel: perbedaan ciri
sampel dengan ciri populasi tempat
sampel diambil.
¢ Sampel yang baik adalah sampel
dengan bias minimal.
¢ Cara mendapatkan sampel dengan
bias minimal adalah dengan
mengambil Sampel/Contoh acak